Lubang
resapan biopori (LRB) dibuat ditempat yang bebas dari lalu-lalang orang
terutama anak-anak. Oleh karena itu penempatannya harus diatur sedemikian
rupa dan disesuaikan dengan landscape yang ada. Karena fungsinya sebagai
peresap air maka penempatan LRB dilakukan di lokasi dimana air secara alami
akan cenderung berkumpul atau air tersebut diarahkan ke tempat dimana
lubang resapan biopori berada. Air dapat diarahkan dengan membuat alur, dan
lubang resapan dibuat pada dasar alur tersebut. Adanya alur tidak akan
menyebabkan orang tertarik untuk mendatangi dan atau menginjaknya.
Lubang
resapan biopori dapat dibuat di dasar saluran yang semula dibuat untuk
membuang air hujan (Gambar 1 dan Gambar 2), di dasar alur yang dibuat di
sekeliling batang pohon (Gambar 3.) atau pada batas taman (Gambar 4.)
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Merubah Saluran Pembuang Air Hujan Menjadi Saluran Peresap
Air Hujan
|
|
|
|
|
|
Penempatan LRB pada dasar saluran pembuangan air hujan akan
mengubah fungsi saluran dari sebagai saluran pembuang menjadi saluran
peresap air hujan. Dengan demikian, air hujan akan diresapkan di halaman
rumah kita sendiri dan tidak menjadi beban pada saluran drainase umum dan
tidak menjadi salah satu penyumbang aliran permukaan (genangan atau bahkan
banjir) di tempat lain.
|
|
|
|
|
|
. LRB di Sekeliling
Pohon
|
|
|
|
|
Dengan kehadiran LRB di sekitar pohon akan tercipta suatu
siklus (peredaran) hara yang baik. Unsur-unsur hara yang diambil dari dalam
tanah oleh tanaman akan menjadi bagian dari tanaman tersebut seperti daun,
batang, dan buah. Daun dan ranting yang rontok atau dipangkas, dan sisa
buah yang tidak habis dimakan akan kembali kedalam tanah jika mereka
dimasukkan kedalam LRB di sekeliling tanaman. Selanjutnya melalui proses
dekomposisi mereka akan berubah menjadi sumber unsur hara bagi tanaman itu
sendiri. Dengan demikian, proses pengurasan unsur hara oleh tanaman (baca:
pemiskinan kesuburan tanah) berkurang, kesuburan tanah dapat dipertahankan
dan kebutuhan pupuk kimiawi dapat dikurangi.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Pangkasan rumput dan tanaman sering menimbulkan masalah sampah
(Gambar 5.). Solusi dengan dibakar justru melepaskan CO2 ke udara sehingga
fungsi tanaman sebagai penangkap gas rumah kaca menjadi bias. LRB
diharapkan berfungsi sebagai tambatan carbon, dengan membenamkan sampah
organik kedalamnya. OLeh karena itu dengan menempatkan LRB disekitar
tanaman dalam taman dapat membantu mengatasi sampah taman, meringkankan
perkerjaan tukang kebun karena tempat sampat tersedia di tempat, dan
mengurangi beban tempat pembuangan sampah karena sampah dibuang di tempat
dimana sampah dihasilkan.
|
No comments:
Post a Comment